Inilah Cara Memilah Sampah Rumah Tangga dan Mengolahnya dengan Benar

Sampah memang menjadi permasalahan global yang sampai saat ini masih dicari jalan keluarnya. Produksi sampah dari masyarakat yang dibuang ke dalam tong sampah besar sampai hari ini masih bertambah jumlahnya, menyebabkan menumpuknya sampah di tempat pembuangan akhir.

Saat ini cara utama yang bisa dilakukan untuk penyelesaian pengelolaan sampah di Indonesia ialah dengan pemusnahan penimbunan sampah di TPA. Jika tempat pembuangan akhir ini dikelola dengan baik, sampah rumah tangga masih bisa dimanfaatkan dengan cara didaur ulang.

Berikut ini cara memilah sampah rumahan dengan baik dan benar. Tujuannya ialah supaya sampah bisa diolah kembali dengan maksimal dan tidak semakin merusak bumi :

Memahami kegiatan pemilahan sampah antara lain ialah :

1. Memilah sampah merupakan kegiatan yang penting didalam penanganan dan pewadahan sampah pada sumber

2. Pemilahan sampah bisa dimulai dari rumah-rumah

3. Memilah sampah dengan baik akan mempengaruhi kinerja daur ulang sampah

4. Mengawali dengan proses 3R

Cara memilah sampah :

1. Siapkan wadah yang terpisah sedikitnya sediakan 2 wadah untuk jenis sampah organik dan anorganik

2. Jenis wadah bisa disesuaikan dengan keadaan bisa ember, kresek, dan lainnya. Yang terpenting diberikan tanda pada setiap wadah.

Jenis sampah :

Hal pertama yang bisa dilakukan sebelum mengolah sampah ialah memilah sampah berdasarkan jenisnya.

Seperti sampah organik, organik basah, kemasan tetra paz, kemasan plastik, kaleng, gelas, kemasan makanan, elektronik, obat-obatan, b3, popok dan sampah pembalut.

Sampah memang harus dipilah dengan cara yang baik dan benar supaya nantinya tidak menyebabkan kerusakan pada lingkungan. Apalagi sampah rumah tangga, karena sebagian besar sampah yang ada di Indonesia ialah berasal dari rumah tangga. Padahal kalau kita pilah dengan baik, banyak sekali jenis sampah rumah tangga yang masih bisa didaur ulang dan digunakan kembali.

Seperti sisa sayuran, kulit buah, sisa makanan bisa diolah untuk dijadikan kompos yang akan membantu menyuburkan tanaman. Sedangkan untuk sampah jenis lainnya bisa dipilah dan dijadikan sesuatu hal yang lebih bermanfaat atau bisa dijual ke bank sampah atau tempat pengolahan sampah.