Mewaspadai Kifosis

Kifosis (kyphosis) merupakan kelainan pada tulang belakang sehingga bentuk tulang belakang menjadi bengkok atau tidak normal. Orang yang mempunyai bengkokan dibawah 25 derajat belum dikatakan sebagai kifosis. Kifosis terjadi apabila bengkokan terjadi sampai kisaran 25 hingga 45 derajat. Namun seringkali penderita kifosis mengalami pembengkokan pada tulang belakang hingga 50 derajat sehingga penderita terlihat membungkuk.

Secara umum kifosis tak menimbulkan masalah yang begitu serius dan tak perlu ada penanganan khusus. Pada kifosis parah pembengkokan tulang belakang sampai membuat penderita merasakan nyeri, masalah pernafasan yang cukup kompleks dan ini semua membutuhkan prosedur bedah untuk mengatasinya.

 

Gejala

Setiap penderita bisa saja mengalami gejala yang berbeda namun secara umum gejala yang dialami diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Merasakan nyeri pada bagian punggung serta mengalami kaku.
  2. Mengalami penegangan pada otot hamstring (paha dan punggung).
  3. Ketika membungkuk tinggi punggung tidak normal.
  4. Kepala cenderung condong ke depan.
  5. Posisi punggung agak berbeda dimana tinggi salah satu bahu lebih tinggi dibanding yang lain.

Penyebab Kifosis

Berdasarkan penyebabnya kifosis terbagi menjadi tiga yaitu postural kyphosis, scheuermann’s kyphosis, congentinal kyphosis.

 

Pengobatan Kifosis

Sebagian besar penderita kifosis tak perlu pengobatan karena yang perlu dilakukan adalah dengan mengubah postur tubuh. Ini dilakukan dengan menggunakan alat bantu dan fisioterapi.

Berbeda dengan kifosis yang disebabkan oleh kelainan tulang belakang yang perlu pengobatan yang disesuaikan dengan beragam faktor yang menyertainya seperti usia, jenis kelamin, tingkat keparahan dan fleksibilitas tulang belakang.

Umumnya dokter akan memberikan obat-obatan yang fungsinya adalah untuk meredakan nyeri. Obat berjenis parasetamol dan ibuprofen dan juga obat osteoporosis biasanya disertakan.

Untuk memperbaiki fleksibilitas dan meredakan nyeri biasanya dokter memberikan saran melakukan peregangan. Khusus bagi anak-anak, mereka akan membutuhkan penyangga punggung agar tulang belakang tidak semakin parah ketika masa pertumbuhan.

Apabila terdapat syaraf yang terjepit maka dokter akan melakukan tindakan operasi dengan memasukan penyangga logam agar posisi menjadi normal. Tindakan ini dinamakan spinal fusion.